Edisi 11
Sastra (di) Indonesia
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 10
Satirisme A.A. Navis
Terbitan
Edisi #10
Satirisme A.A. Navis
Asep Subhan
Eka Sari Wijayanti
Iin Farliani
Hamzah Muhammad
Sunlie Thomas Alexander
Abdulmunib Sulotungke Almutahhari
Riki Fernando
Heru Joni Putra
Dwi Pranoto
Percakapan: Diskusi Buku Penerbit Buku Kompas “Membaca Kembali A.A. Navis: Sastra, Satir*, Spiritualitas”
Foto: Gregory Jasson
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 9
Membuka Kanon
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 8
Debat Metode Kritik Sastra di Indonesia
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 7
Telaah Karya Pemenang Sayembara DKJ
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 6
Menyigi Puisi Indonesia
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 5
Sastra / Sains
Terbitan
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
Edisi 4
Modernisme Chairil Anwar
Terbitan
Edisi #4Modernisme Chairil Anwar
Ari J. Adipurwawidjana
Keith Foulcher
Nukila Amal
Tomy D. Ginting
Asep Subhan
Yusri Fajar
Malkan Junaidi
Eka Ugi Sutikno
Padel Muhamad Rallie Rivaldy
Royyan Julian
Dewi Anggraeni
Ni Made Purnamasari
Percakapan: Nirwan Dewanto
Ilustrator: Wulang Sunu, Jiwenk
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
tengara.id nomor berikutnya
Sastra / Sains
Tengara.id nomor lima akan terbit pada Desember 2022. Sesuai rencana, kami akan memuat tulisan-tulisan bertemakan “Sastra / Sains”, dengan demikian kami mengharapkan tulisan-tulisan di seputar irisan antara sastra dan sains. Meskipun sastrawan dan saintis menggunakan bahasa dan pendekatan yang berbeda, bukan sekali dua kita membaca karya-karya sastra dan sains yang mencoba menerabas batas atau meleburkan perbedaan-perbedaan di antara keduanya. Jika selama ini sastra dianggap terlampau mengedepankan imajinasi, bagaimana jadinya jika imajinasi itu dibangun berdasarkan temuan-temuan sains, atau sebaliknya, bagaimana jika temuan-temuan antroplogi atau biologi disampaikan dengan naratif yang meminjam kekuatan naratif fiksi? Bagaimana pula watak karya sastra yang ditulis dalam abad sains sekarang ini? Tulisan-tulisan yang kami harapkan adalah tulisan yang menelaah fiksi ilmiah atau “pseudo-fiksi ilmiah” karya penulis Indonesia, misalnya, atau menemukan segi-segi kesastraan yang penting pada karya ilmiah tertentu. Telaah bandingan antara fiksi ilmiah atau “pseudo-fiksi ilmiah” yang ditulis oleh penulis Indonesia, hari ini dan kemarin, dan penulis asing sangat dimungkinkan. Bahkan amatan tajam, eksploratif, berani pada karya karya sastra Indonesia hari ini yang memanfaatkan media internet sebagai basis penciptaan adalah juga yang kami harapkan. Bukan melulu kajian soal muatan, melainkan juga bagaimana bentuk sastra yang dipilih menjadi perhitungan seorang pengarang. Panjang tulisan maksimal 10.000 kata.
Seperti edisi-edisi terdahulu, dengan menghadirkan tema Sastra / Sains untuk edisi mendatang, kami juga mengharapkan hadirnya tulisan-tulisan ringkas, sepanjang antara 2.000-5.000 kata, untuk menguraikan tema ini dan akan kami tampung dalam rubrik Blog.
Edisi 3
Sastra / Sejarah
Terbitan
Edisi #3Sastra / Sejarah
Annabel Teh Gallop
Taufiq Hakim dan Peter Carey
Y. D. Anugrahbayu
Dhianita Kusuma Pertiwi
Goenawan Mohamad
Widyanuari Eko Putra
Alwin Firdaus Wallidaeny
Kelana Wisnu Sapta Nugraha
Percakapan: Elisabeth Inandiak
Ilustrator: N. Putri, Jiwenk
Undangan menulis di tengara.id
Kami mengundang para pelaku sastra untuk menulis di tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan isu utama terbitan berikutnya, bisa juga tidak. Kami mengharapkan tulisan berbentuk esai mengalir, bukan makalah ilmiah, disertai catatan kaki—dan daftar pustaka jika perlu. Telaah yang tajam, mendalam, memberi perspektif baru, tentu saja, akan kami prioritaskan. Kami juga menantikan tulisan-tulisan dalam bentuk dan gaya memikat. Panjang tulisan, maksimal 10.000 kata dalam bahasa Indonesia. Sertakan pula biodata singkat dan foto terbaru anda. Redaksi berhak menyunting tulisan yang layak muat. Tulisan yang dimuat akan menerima honorarium yang pantas. Naskah dapat dikirimkan ke redaksi@tengara.id.
tengara.id nomor berikutnya
Modernisme Chairil Anwar
Tengara.id nomor empat akan terbit pada Agustus 2022. Sesuai rencana, kami akan memuat tulisan-tulisan bertemakan “modernime Chairil Anwar” yang dihasilkan dari Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta. Menyambut terbitan nomor empat ini, blog tengara.id sepanjang Mei-Agustus 2022 akan memuat tulisan-tulisan yang berkaitan dengan keberadaan Angkatan 45 dalam sastra Indonesia. Tema tulisan tidak melulu mesti berkaitan dengan Chairil Anwar, tetapi bisa tentang sastrawan lain dalam generasi itu (Asrul Sani, Rivai Apin, Pramoedya Ananta Toer, Utuy Tatang Sontani, Sitor Situmorang, dan lain-lain). Atau, seniman dari bidang lain, seperti seni rupa, drama, musik dan film yang berproses bersama Chairil Anwar. Tulisan juga bisa menyinggung soal pengaruh sosial-politik terhadap kiprah Angkatan 45. Bahkan, karya dan pemikiran sastrawan asing yang diserap oleh para sastrawan saat itu (salah satunya Albert Camus). Atau, kiprah H.B. Jassin sebagai dokumentator, redaktur dan kritikus sastra yang memantapkan posisinya bersama Angkatan 45. Bahkan, tentang keberadaan jurnal atau majalah yang memuat rubrik sastra/budaya dan ikut menopang generasi itu (Pantja Raja, Mimbar Indonesia, Siasat, Pembangoenan, dan lain-lain). Intinya, tema modernisme Chairil Anwar bisa diperluas ke samping, ke belakang, bahkan melompat ke luar kawasan Indonesia. Panjang tulisan untuk rubrik Blog sekitar 2.000 kata.










