Berita


Undangan Menulis Edisi 12

Kami mengundang Anda untuk mengirimkan tulisan ke rubrik Marginalia dan rubrik Blog tengara.id. Tulisan bisa berkaitan dengan tema utama edisi berikutnya, bisa juga tidak.

Tema edisi 12 (April 2026) adalah  “‘Sastra’ Pop Indonesia”. Sebagai sebuah kategori yang eksistensinya lazim disinggung hanya untuk menegaskan keadiluhungan karya-karya yang ditahbiskan sebagai kanon, karya-karya pop tampak sebagai titik-titik periferal dalam peta sastra Indonesia. Sebagai sebuah label yang kerap kali disematkan manasuka, pop tampak sebagai entitas yang gentayangan tanpa rumusan esensi tegas, seperti hantu. Simpang siur hal ihwal pop penting dan menarik untuk ditelisik lebih jauh melalui pertanyaan-pertanyaan mendasar yang tampak sederhana, tetapi tidak berarti mudah untuk dijawab: Apakah ada karakteristik esensial yang bisa dijadikan pembeda tegas, universal, dan paten antara karya yang lazim disebut pop dan kanon? Ataukah basis kategorisasi pop, dengan berbagai variasi istilah dalam historiografi sastra Indonesia, lebih berbasis pertimbangan anasir ekstrinsik ketimbang anasir intrinsik karya? Bagaimana dengan berbagai varian seperti fiksi anak dan remaja serta fiksi genre yang juga lazim secara apriori dikategorikan pop, bahkan tanpa label sastra?

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menjadi basis untuk meninjau ulang esensi, historiografi, dan kategorisasi “sastra” pop. Mungkin, hasil dari upaya tersebut bukan sekadar “kepastian hukum” tentang boleh-tidaknya karya pop menyandang nomenklatur sastra, melainkan juga satu pandangan lebih segar dan utuh tentang historiografi sastra Indonesia.