Esai 21 Mei 2025Cerita Selipan sebagai Pusat Antropomorfisme Malaikat sebagai Alat: A.A. Navis dan Konstruksi Satire oleh Cep Subhan KM 21 Mei 2025Mengupas Lapisan Satire Sang Pencemooh dalam Risalah Kemarau oleh Abdulmunib Sulotungke Almuthahhari 21 Mei 2025Tahun-Tahun Kesunyian Minangkabauoleh Riki Fernando 24 Juli 2024Sebuah Panduan yang Cerewet tapi Salaholeh A.S. Laksana 24 Juli 2024Apakah Harus Ada Kanon Sastra Indonesia?oleh Saeful Anwar 24 Juli 2024Kanon Sastra Kita Kritik dan Representasi oleh Linda Christanty 24 Juli 2024Kemungkinan-kemungkinan Kanonoleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie 24 Juli 2024Kode, Kanon, dan Runtuhnya Tembok Kota Fungsi Kritik Sastra di Masa Kegaduhan Digitaloleh Ari J. Adipurwawidjana 31 Desember 2023Pembacaan Dekat Dari Imitasi ke Kultus Individuoleh Heru Joni Putra 31 Desember 2023Membaca Kecenderungan Kritik Sastra di Indonesia Dari Kajian Pascakolonial hingga Humaniora Digitaloleh Yusri Fajar 31 Desember 2023Sastra Bandingan, Mobilitas Gagasan, dan Para Pelanggar Batasoleh Dewi Anggraeni